Minggu, 26 Agustus 2018

MEMBANGUN DASAR UNTUK MENUJU SATU TUJUAN

Kebersamaan adalah sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan, lebih dari sekedar bekerja sama atau hubungan profesional biasa.

Kebersamaan memiliki empat unsur yang harus diciptakan dan dijaga :

1. Sehati & Sepikir (Satu Visi)
    Selayaknya kepentingan bersama lebih diutamakan dari kepentingan pribadi. Tinggalkan perbedaan dan galang persamaan, akan mengantar organisasi kita dapat berjalan dengan lancar. karena sehati dan sepikir adalah obat untuk mencegah musuh, di masing-masing pribadi maupun kelompok. 

2. Tidak Egois
Jika ingin memiliki organisasi yang solid, maka kita mulai untuk belajar untuk menurunkan Ego demi kepentingan bersama. karena ego adalah musuh orang pasif seumur hidup. 

3. Kerendahan Hati
    Selayaknya anggota yang memiliki usia lebih tua, pengalaman lebih matang, keahlian lebih tinggi, kondisi finansial lebih beruntung, untuk menekan rasa sombong dalam diri dan rela bekerja sama (sambil menuntun) dengan anggota lainnya. Yang harus di lakukan adalah mampu merendahkan diri di hadapan orang, atau kelompok agar citra dijaga, sebab di dalam suatu kelompok tidak semua orang memiliki kemampuan berpikir yang tinggi rata-rata IPTEK masih minim, mungkin yang bisa hanya yang berusaha saja. 
4. Kerelaan Berkorban.
  Setiap individu dalam sebuah organisasi, akan memiliki sumbangsih yang bisa berbeda-beda. Ada yang menyumbangkan dana. Ada juga menyumbangkan ide dan gagasan atau meluangkan waktu dan tenaga di saat-saat tertentu tetapi semuanya itu adalah untuk mencapai tujuan bersama. 

Dari 4 poin diatas memberi petuntunjuk bahwa  sebagai makhluk sosial saling ketergantungan antara satu dengan yang lain, di dalam kelompok atau organisasi dan lembaga dimana saja. Dampak daripada berbeda presepsi di dalam suatu kelompok, organisasi dan lembaga adalah menciptakan permusuhan di dalam internal, sehingga tujuan organisasi itu tidak tercapai

saya membuat tulisan ini agar kita tetap kuat melawan badan Topan, kita tetap kuat menahan semua dinamika kehidupan di dalam organisasi dan kelompok dimana saja kita ada...

PERUBAHAN ADA DI DIRI ANDA BUKAN ORANG LAIN DATANG MENGATUR ANDA

"NANGKABO WALI"








Selasa, 07 Agustus 2018

BIOGRAFI SINGKAT

Bahagia hanya datang sebentar dan pergi tetapi penderitaan selalu ada di setiap waktu.
Dinamika hidup ini sangat penting maka saya mencoba untuk menceriterakan dalam tulisan singkat dari sejak kecil sampai dengan sekarang saya ada.

Selama 9 bulan mama telah mengandung saya, sampai dengan waktunya tiba mama telah melahirkan saya dengan sempurnah. Pada tanggal 21 desember 1992 di kebun tempat mama kerja. Setelah mama melahirkan saya pulang dengan hasil kebun ke rumah, ayah meihat dengan air mata bahagia, Betapa kuatnya mama sampai tanpa pertolongan orang mama melahirkan saya di kebun yang hina, Jerih paya mama selalu lakukan untuk membesarkan saya dari sejak bayi, balita, sampai dengan anak-anak, saya tidak tahu saya rewel atau penurut tetapi kadang mama cerita tentang saya.  Kadang kamu menangis dimana saja, mama tidak pusing untuk duduk menyusui  kamu agar diam dan tidur nyenyak supaya mama menyelesaikan pekerjaan mama. Kadang saya pikir kapankah saya akan membalas kebaikan dan pengorbanan mama untuk saya sampai degan detik ini.

  1. Anak-anak
Saya selalu menghabiskan waktu bersama dengan teman sepermain di hutan dimana saja, tetapi kami tidak pernah berpikir pulang makan apa? Hidupku hanya tergantung pada kedua orang tua saya, walau saya tidak membantu menjaga ternak, cari kayu bakar dan timba air, adalah wajib sebagai anak-anak. Tetapi kasih sayang orang tua tidak pernah hilang marah sebentar hilang sebentar, walau kami nakal tidak penurut nasihat orang tua tetapi mama dan papa selalu menyiapkan makanan yang bagus dan besar untuk kami anak-anak agar kami cepat besar dan sehat.

  1. Masa SD
Bayak orang berkata saya ini tukang tidur di jalanan entah dimana ada kotorang atau pecek, saya sampai saat ini tidak pernah percaya dengan cerita orang terhadap saya. Tetapi menurut cerita orang kisah hidup saya di waktu SD memang beda dengan teman-teman lain. Tahun 1998 saya diantar ke SD INPRES KOSAREK untuk masuk sekolah, pikiran saya sebenarnya tidak begitu paham apa itu sekolah? Tetapi banyak teman-teman menawarkan dengan kelebihan di sekolah dan makan yang enak-enak ketika masuk sekolah. Wah saya tertarik dengan bujukan itu sampai dengan saya beta di sekolah. Hampir setiap hari saya diantar oleh papa saya ke sekolah, kadang dengan kaka kelas saya. Sampai dengan Tahun 2004 saya selesai Ujian Nasional dan dinyatakan LULUS. Hati saya gembira saya mendengar kata lulus, walau tidak pikir untuk lanjutnya dimana?

  1. Masa SMP
Setelah ujian selesai tahun 2004, kami ada sekitar 30 orang siswa diantar ke kota oleh masing-masing orang tua untuk daftar sekolah, waktu itu kebetulan SMP YPK BETLEHEM WAMENA masih buka pendaftaran. Akhirnya saya masuk dan papa belikan saya perlengkapan sekolah, setiap hari dengan semangat ke sekolah. Tetapi papa berkata sekarang kamu harus hidup mandiri di kota saya akan berangkat ke kampung, sayapun menangis karena ada papa di samping saya hidup sedikit lengkap namun jika papa berangkat apa yang saya harus lakukan, nantinya tidak ada kasih sayang orang tua. Tetapi saya merelakan papa untuk berangkat ke kampung saya harus tinggal sendiri.
Hidup jauh dari orang tua seperti “hidup sebatang kara” karena orang-orang yang ada bersama dengan kita tidak mungkin memiliki hal kasih sayang untuk kita apalagi kita ini bukan siap-siapanya mereka. Saya melewati banyak sekali rintangan dan tantangan di kota. Pertama lapar, ketika pulang sekolah tidak ada makanan di rumah tidur sambil pegang perut. Kedua hujan dan panas,  ketika pulang sekolah selalu situasi ini akan hidup bersama. Ketiga menangis, hal ini tidak pernah hilang dari diri saya hampir setiap hari saya menangis, ketika ingat mama dan adik-adik, atau sakit dan lapar.
Saya harus mencari pekerjaan yang halal untuk mencukupi kebutuhan nasi satu piring, dengan cara menjual kue keliling kota menawarkan pekerjaan ke orang-orang. Tetapi saya pernah ada orang tua angkat yang menyuruh untuk berjualan kue di Pasar, saya terima tawaran mereka dengan senang hati. Ketika saya berjualan yang paling saya takuti adalah anak-anak jalanan dan orang mabuk, sebab mereka tidak memandang siapakah kita atau entah darimana biasanya merampas kue dan pukul, dan hal itu saya pernah alami. Betapa pahitnya hidupku diwaktu SMP, sampai dengan ujian telah terselesaikan dengan baik tahun 2007.
Setelah menyelesaikan SMP saya harus pulang ke kampung untuk menengok orang tua kalau saya sudah selesai ujian. Ada beberapa teman yang selesai ujian bersamaan sehingga kami dengan rombongan pulang ke kampung. Setelah tiba di kampung mama menjemputku dengan air mata sebab selama SMP di kota tidak pernah bertemu dengan mama, mama senang sekali dan terharu melihat saya datang dari kota dengan kondisi yang beda mama berlari dan memeluk saya erat-erat. Mama menangis di hadapan saya, saya bingung apakah saya datang ini membawa rasa iba untuk mama ataukah keadaan di keluarga berubah? Mama hanya berkata saya rindu kamu selama ini jadi mama menangis. Saya hany berpikir di hati lebih dari itu saya juga menyimpan rasa Rindu untuk mama dan papa teruatama keluarga besar ini.

  1. Masa SMA
Setelah tinggal di kampung merasakan kehangatan keluarga sekarang,  berpikir untuk ke kota tetapi mama dan papa tidak menjawab apa untuk saya. Sehingga saya memutuskan untuk tinggal di kampung hari itupun saya berari ke hutan untuk berburu. Di pagi hari pesawat masuk di distrik sehingga saya harus berlari tak henti-henti sampai tiba di distrik teryata yang datang mereka dari Amerika sebagai Turis. Saya harus menawarkan kepada mereka untuk saya menjadi tukang angkut barang dari kosarek ke Anggruk. Ternyata terkabul niat saya, pada kesokan harinya saya pamit kepada orang tua saya untuk kembali ke kota. Mama hanya berkata saya tidak kasih apa-apa untuk kamu hanya mama menitipkan nasihat ini untuk kamu “jika kamu ke kota kamu jangan pernah melupakan doa, pasti cita-citamu akan terwujud jika kamu dekat dengan Tuhan” Saya hanya berkata terima kasih kepada semua keluarga saya. Mama hanya menangis dan menangis tiada hentinya.
Keesokan harinya kami berangkat dari kosarek ke Anggruk, selama 4 hari dalam perjalanan sampai tiba dengan baik. Puji Tuhan mereka kasih kasil cape kami sebanyak RP. 1.200.000;- bagiku itu nilai yang sangat besar. Sampai tiba dengan selamat di kota dan saya mendaftar di SMK Yapis Wamena di Jurusan Tehknik Komputer dan Jaringan walaupun saya tidak tahu komputer saya lulus. Selama 3 tahun saya sekolah akhirnya saya lulus tahun 2010 dengan Nilai yang sangat memuaskan.          
Setelah selesai saya kembali ke kampung untuk meminta dukungan orang tua untuk masuk kuliah. Setelah tiba di kampung mama melakukan hal yang sama hampir setiap hari menangis, sayapun bingung kenapa mama menangis? Sayapun tidak enak melihat mama menangis saya tanya mama kenapa? Mama jawab mama tidak ada uang untuk anak lanjut ke Kuliah sampai mama emosi berengkar dengan papa, usaha kerasnya papa mencarikan saya uang 3 juta untuk masuk kuliah. Saya tidak tahu berapa harga di kuiha? Saya kembali ke kota dan beli tiket untuk berangkat ke Jayapura.

  1. MASA KULIAH
Saya tiba di jayapura dan tinggal bersama dengan orang tua angkat saya di Polimak II. Uang yang saya bawa itu sebagian jadikan tiket dan uang taksi serta uang makan saya lupa untuk masuk kuliah dan daftar. Setiap hari saya bingung mau buat apa? Suatu waktu ada orang datang ke rumah untuk menawarkan saya kerja, kebetulan saya tidak punya pekerjaan saya memilih ikut hasilnya saya kumpul dandarfar di SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI (STIKOM) MUHAMMADIYAYAH JAYAPURA. Setelah lulus tes ujian seleksi untuk pendaftaran ulang saya harus kerja keras akhirnya saya bisa melunasi dengan baik. Ternyata ada banyak orang yang peduli sama saya, terutama kepeduian Pemerintah yahukimo untuk beasiswa, bantuan sedikit tetapi bisa bermanfaat untuk kuliah. Sampai dengan selesai tahun 2014

DUKA YANG PALING TERDALAM

Waktu saya masih di dalam kuliah saya mendengar Papa sakit di kampung, hidup saya terganggu. Saya harus memutuskan pulang kampung atau menetap di kota? Tiba-tiba saya merasa bersalah jika saya tidak melihat keadaan papa yang sakit di kampung. Waktu itupun saya berangkat ke wamena, kebetulan besok harinya ada rencana penerbangan dari wamena kosarek. Saya turun ke Bandara Wamena saya melihat ada orang yang pakai  tongkat turun dari pesawat. Saya tidak yakin itu pap saya, karena kondisinya beda. Ketika papa mendekati saya barulah saya menyadari itu papa saya. waktu itu memang papa kira saya masih di jayapura, tidak pikiran anak saya ada di wamena. Ternyata saya ada di dekat dia papa menjatuhkan air mata terharu melihat saya. sayapun rasa sedih yang paling terdalam melihat papa saya yang kondisinya berbeda dari sebelumnya.
Saya langsung mengantarkan papa ke RSUD Wamena untuk membawa rujukan dari puskesmas kosarek. Ternyata Penyakit papa tidak dapat disembuhkan sudah terlambat, saya menyimpan rahasia itu untuk memberitahukan kepada papa. Tetapi dengan niat saya hampir setiap hari antar papa ke rumah sakit namun hasinya tidak maksimal. Papa memutuskan bahwa lebih baik pulang ke kampung karena obat yang beliau konsumsi tidak menolong beliau. Sayapun kaget papa belum sembuh baik, nanti bulan depan baru papa akan berangkat, tetapi kata papa “ manusia hidup satu kali, dan lahirpun satu kali” jadi anak kirimkan saya pulang ke kampung halaman, anak kamu kuliah sampai dengan selesaikan cita-citamu yang kamu impikan jangan pernah pedulikan saya. papa akan aman di kampung bersama adik-adikmu dan mama. Saya harus merelakan papa pulang kampung dan saya turun ke Jayapura. Kabar buruk yang saya terima waktu itu adalah “papa telah di panggil Tuhan”  yang saya berbuat adalah berdoa agar papa terima di sisi Tuhan suatu kelak kita akan berkumpul ersama, itulah doa saya.  Tuhan terima kasih, banyak sekali tantangan  hidup yang saya alami tetapi saya tidak akan pernah jauh dari Tuhan karena Tuhan selalu menjaga di setiap langkah saya. bukti nyata kasih Tuhan terhadap saya adalah;
Diwaktu saya susah Tuhan berikan jawaban
Diwaktu saya sedih Tuhan menghibur saya
Diwaktu saya haus, lapar Tuhan memberikan makan minum.
Diwaktu saya sakit Tuhan menyembuhkan
Dan masih banyak kasih Tuhan yang tidak terhitung nilanya, terutama Tuhan yesus mengorbankan Jiwa-Nya untuk saya manusia yang berdosa ini.

Prinsip Hidup

Selama saya menjalani hidup ini ada prinsip yang saya pakai, yaitu. Saya tidak mungkin menjadi mereka,  saya adalah saya, dan saya tidak memaksakan keadaan saya dengan upaya apapun, saya menikmati hidup ini. Saya tahu Tuhan telah atur bagi semua orang. Oleh karena itu saya menjaga Nafas ini dengan penuh rasa tanggungjawab.

Motivasi penting

Sebagai manusia kebahagiaan hanya kita merasakan seperti angin yang berlalu tetapi kesusahan dan penderitaan  selalu melekat di dalam kehidupan. Siapa mengatakan saya hidup bahagia seumur hidup, itu hanya kebohongan semata. Susah dan penderitaan akan memampukan kita untuk kuat menghadapi segala situasi apapun.
Siapa mengatakan saya mampu untuk menghadapi segala situasi manis pahit akan saya jadikan sebagai teman maka akan dia sukses. Jangankan memandang susah dan penderitaan itu sebagai musuh abadi maka akan mencelakakan diri. Kemudian yang paling penting adalah intropeki diri siapakah saya? dan darimanakah saya berasal?

Apa bedanya Materi dari Honai dan dari sekolah?
Materi dari honai

Dari sejak saya berada dengan orang tua sampai saya berlibur ke kampung banyak sekali materi yang dibagikan oleh para tua-tua Honai tentang kehidupan yang positif. Kita dididik dengan budaya yang sangat kental dan keras, bagaimana seorang pemuda bertahan hidup dari segala situasi. Materi yang mereka bagikan adalah.
ü  Kawin yang positif
ü  Berkebun yang baik
ü  Berperang melawan musuh
ü  Membuat rumah, jembatan
ü  Menghargai yang lebih tua dan menghormati norma dan adat istiadat
ü  Kreativ untuk membuat perhiasan dan kesenian budaya.
ü  Dan masih banyak hal yang mereka didik
Semanya bermakna dan hampir sama saya ambil satu contoh dari berkebun.

Berkebun

“Berkebun adalah bertahan hidup, mereka tidak berkebun maka mereka mati” berarti bahwa Tujuan hidup ini bekerja dan makan. Ya itu sangat benar, siapa bilang itu tidak benar, berarti ia sombong dan tidak tahu kerja, maka itu didikanya adalah. Seorang pemuda wajib berkebun itu budaya. Tidak tergantung kepada siapapun, entah orang tua keluarga dan siapa saja. Didikan yang diberikan dari honai cara berkebun yang baik, membersihkan hama, cara menebang poho, dan masih banyak. Tujuan daripada itu adalah bertahan hidup, membantu orang tua mendapatkan hasil yang memuaskan dan bagi yang sudah berkeluarga mampu untuk menghidupinya sendiri.

Materi dari sekolah

Kita berbicara untuk materi di sekolah beda dengan materi di kampung benar atau tidak? Saya berpikir bahwa sebenarnya ilmunya sudah ada tinggal menambah pengetahuan di kota apalagi kita yang melekat dengan budaya pastilah masih ingat teguran orang tua itulah ilmu bedanya  adalah materi di sekolah itu menceriterakan masa kini sesuai dengan disiplin ilmu.

Zaman Yang Haus Akan Ilmu Dan Pengetahuan

Pada zaman ini banyak manusia berlomba kemampuan untuk meraih kesuksesan, dengan gaya, moril dan pengetahuan yang dimiliki. Tetapi tidak waspada terhadap bujukan perkembangan. Kita melihat bahwa Pada zaman ini banyak manusia yang terjerumus dalam dunia kegelapan, dan melupakan agama dan budaya. Contoh kelebihan internet banyak sekali yang kita peroleh berkomunikasi dengan dunia luar, kita membaca pendapat pakar atau para ahli, di internet. Atau juga memudahkan kita untuk mencari informasi atau materi. Tetapi juga ada negatifnya di dalam internet banyak sekali hal yang membujuk orang untuk terjerumus dalam hal duniawi.Kesadaran itu penting bagi pribadi, saya robot atau manusia?

Pengalaman Adalah Motivasi Dasar

Saya menceriterakan banyak hal diatas tidak buat-buat tetapi sesuai dengan kenyataan kisah yang saya jalani di waktu lampau. Apakah saudara senasib dengan saya? tidak mungkin Anda beda dengan saya, sebab sekarang zamannya bedah dari dulu. Tetapi saya mengambil contoh bahwa kita belajar rentetan sejarah akan memotivasikan kita dari kisah-kisah penting parah pendahulu untuk dijadikan sebagai motivasi dan menjadi lebih baik dimasa depanmu.

Kata Ari Pelawak

Banyak orang memanggil saya “ari pelawak”  sebetulnya saya bukan pelawak sih... Tetapi saya melakukan itu ada maksud. Saya ambil contoh  seorang pemuda putus harapan karena wanita yang ia cintai telah pergi meninggalkan dia. Dan dia hidup sebatang kara. Untuk mengobati kepedihan dia tidak ada obat yang menyembuhkan kecuali saya hadir dekat dia dan memberi dia senyuman dan membuat tertawa.
Saya selalu senyum dan tertawa, karena termotivasi dari salah seorang pelawak indonesia yang terkenal dengan nama WARKOP DKI. Dari antara tiga orang itu dua orang sudah meninggal dan satu orang masih ada dia adalah INDRO. Menurut indro “ SENI ADALAH KEJUJURAN” dan motonya adalah “TERTAWA SAMPAI MATI” tertawa sampai mati bukanlah hampir setiap hari tertawa, dikira orang kurang waras, atau ketawain orang. Saat tertentu yang harus membuat orang tertawa itu seni bagi saya. pilihan saya bukan hal yang aneh melainkan hal yang positif tetapi seni itu adalah kejujuran bagi saya penting.



Senin, 06 Agustus 2018

SIAPAKAH SAYA SEBENARNYA



Nama saya adalah ARIUS TIBUL  yang diberi nama oleh kedua ayah dan bunda, ya merekalah yang melahirkan saya, membesarkan saya dan mendidik saya. Mereka menanggung beban dan penuh rasa tanggungjawab untuk membersarkan  saya. Mereka didik saya dengan budaya yang sangat kental dank eras, tidak bisa melawan, tidak bisa melanggar didikan dan ajaran ayah dan ibu. Itu bisa menajadi anak durhaka.
Ketika saya terlepas pangkuan kedua orang Tua saya. Saya harus mandiri dan belajar di kota, tetapi tidak terlepas dari kasih sayang dan doa-doa mereka  pada waktu makan, tidur, dan bangun mereka tidak pernah melupakan Nama saya. Ya mereka tahu saya ada di kota mengalami susah dan senang. Hal itu jadi nyata bahwa banyak sekali hal yang saya alami. Yaitu lapar, haus, hujan panas, dingin bahkan sakit dan takut.
Tetapi suatu ketika saya menonton salah satu Stasiun Televisi TPI, atau sekarang Indosiar. Tanyangan itu adalah Pemain komedi atau pelawak tiga orang. DONO, KASINO, dan INDRO Warkop Dekai. Saya sangat terinspirasi dengan setiap tayangan mereka, sangat Lucu dan menarik bahkan tertawa terbahak-bahak.
Tipe saya orangnya memang tidak suka tertawa muka marah dan emosinya cepat, namun setelah saya menonton mereka saya ikuti gaya dan bahasa mereka. Kadang-kadang orang di sekitar memanggil saya pelawak, saya tidak bikin eksen sih, namun karena cara dan gaya saya membuat mereka tertawa. Sebenarnya saya bukan ahli di bagian pelawak sih, tetapi saya terisnpirasi karena mereka. Saya tidak terlalu lucu namun saya senang membuat orang lain tertawa terbahak-bahak.
Memang tertawa dan senyum tidak sembarang, bagi semua orang, mustahil ketika orang sedang duduk melamun dan tidak mungkin tertawa sendiri, dikira orang kurang waras atau gangguan jiwa. Tetapi kita membiasakan diri tertawa dan mudah senyum maka seni dan gembira.
Saya melihat kebanyakan orang frustasi dengan keadaan hidup, mungkin gagal focus atau gagal perjuangan. Saya melihat hal ini tidak ada obat yang dapat disembuhkan atau diobati dengan cara apapun, kecuali membuat dia ketawa. Dan saya ARIUS TIBUL hadir di tengah-tengah keadaan itu untuk membuat orang ketawa, saya sangat senang dengan seni yang saya miliki hamper semua orang yang saya ketemu inginnya ketawa.
Tetapi juga jagan meremehkan saya karena. Saya orangnya memang lucu tetapi saya atur waktu. Ketika saya serius adalah waktu saya untuk focus pada sesuatu karena pelawak tidak harus setiap hari tertawa dikira orang tidak waras.
Itu adalah seni yang saya miliki. Saya sangat senang pelawak Indonesia yang terbaik, Dono, Kasino dan Indro. WARKOP DKI, Mereka adalah penggemar saya seumur hidup. Sebab menurut Indro (SENI ADALAH KEJUJURAN) beliau katakana ini ketika beliau tampi di acara Hitam Putih Oleh Bang DEDDY CORBUSER di stasiun TRANS7 . Wah saya sangat ternotivasi dengan kata itu, tidak semua orang yang lucu adalah orang sembarangan mereka bekerja sesuai dengan Iman dan kejujuran.  Mudah-mudahan saya juga bisa menjadi Pelawak yang Hebat itu cita-cita saya.  Walaupun tidak terwujud nantinya. Semoga yang membacar termotivasi sedikit jangan pernah serius trus keadaanmu tidak seorangpun yang bisa mengurus kecuali dirimu sendirilah yang sadar dan atur diri. Dan yang sangat penting adalah HIDUP INI PILIHAN mau jadi orang lucu atau mau jadi Orang yang serius.

Jumat, 03 Agustus 2018


Pengalaman Kerja
1.      Wakil Ketua Ikatan Distrik Kosarek Di Jayapura Masa Bakti 2010-2012
2.      Ketua Bidang Pengembangan Kapasitas GMKI Komisariat Marthen Luther Kampus STIKOM Muhammadiyah Jayapura Masa Bakti 2012-2014
3.      Ketua Bidang Internal Kampus Badan Eksekutif Mahasiswa Kampus STIKOM Muhammadiyah Jayapura Masa Bakti 2013-2014
4.      Pengasuh Sekolah Minggu GKI Moria Pirip Elelim Masa Bakti 2014-2016
5.      Ketua Cabang GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA (GMKI) WAMENA Masa Bakti 2016-2018
6.      Wakil Ketua KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESA (KNPI)WAMENA Masa Bakti 2017-2019
7.      Ketua Panitia Pembangunan Gereja Solavide Kosarek Dan JUBELIUM 50 TAHUN EMAS Tahun 2022.






Riwayat Hidup
Nama                                       : Arius Tibul, S.I.Kom
Tempat Tanggal Lahir             : Nohomas 20 Mei 1992
Jenis Kelamin                          : Laki-Laki
Agama                                     : Kristen Protestan
Alamat                                    : Jln. Sosial Dekai
1.      Sekolah Dasar Inpres Kosarek 2014
2.      Sekolah Menengah Atas Ypk Betlehem Wamena 2007
3.      Sekolah Menengah Kejuruan Yapis Wamena 2010
4.      Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Stikom Muhammadiya Jayapura Tahun 2014

PROPOSAL PEMBANGUNAN GEREJA GKI SOLAVIDE KOSAREK



PROPOSAL
PEMBANGUNAN GEREJA
GKI SOLAVIDE KOSAREK



 





















PANITIA PEMBAGUNAN GEREJA GKI SOLAVIDE KOSAREK












PROPOSAL PEMBANGUNAN
GEREJA GKI SOLAVIDE KOSAREK

  I.        Pengantar
Terpujilah Allah Yang Maha Kuasa daidalam AnakNya Yesus Kristus Tuhan kita yang senantiasa membimbing dan melayakkan panitia pembagunan Gereja GKI SOLAVIDE Kosarek dari pemilihan Panitia sampai mulai berjalannya Proposal pembagunan Gereja GKI Solavide Kosarek Ini .

  1. Latar Belakang
Gereja GKI Solavide Kosarek ini didirikan berdasarkan ide masyarakat Kosarek untuk menjadi sarana para penginjil serta untuk menjadi aset Gereja GKI sendiri. Oleh karena itu para kader gereja atau buah-buah injil sudah mengembangkan gagasan yang cemerlang untuk mendiirikan Gereja GKI SOLAVIDE Kosarek. Sejak tahun 1972 injil telah bersinar di kosarek hanya memiliki Gereja di kampung-kampung yang ternama dan setelah Klasis Balim Yalimo ada sudah ditetapkan menjadi 1 Gereja di lingkungan Koarek sendiri. Dan dari sejak Injil bersinar di wiayah Kosarek 1972 sampai dengan sekarang Belum ada Gereja Induk di distrik, oleh sebab itu dengan kesepakata Gereja para tua-tua adat dan kaum intelek sudah berkomitmen untuk membangun Gereja baru di Kosarek dengan Nama Greja GKI SOLAVIDE Kosarek Yang artinya (dengan Iman). Nama Solavide sangat relevanya dengan pekabar Injil di daerah pedalaman khususnya daerah Yali, sangat susah untuk menelusuri medan dan kosndisi kehidupan masyarakat Yali pada saat itu. Namun karena kekuatan Iaman sehingga Para pekabar Injil tteah membawa Kabar keselamatn ini di pelososk papua terutama di wiayah Yali dan Kosarek sendiri.  

Hingga saat ini umur Pekabaran injil di Kosarek 46 Tahun hitungan jam dan detik untuk memasuki hari Emas pekabaran Injil di kosarek yang jatuh pada Tahun 2022. Oleh karena itu fasilitas Gedung Gereja ini akan menjadi sarana bantu untuk para penginjil dan majelis dalam menetapkan program serta pembagian Allah Wene atau Firman Tuhan. Kemudian persiapan yang sanagat matang untuk tuan Rumah Yubelium 50 Tahun Emas di Kosarek.

Dengan dorongan Iman kami panitia dan tokoh Gereja untuk membangun Gereja baru di kosarek dengan target 2021 harus di selesaikan sebelum tahun emas tiba. Maka yang paling penting bagi kami adalah mengajukan permohonan dalam bentuk Proposal kepada Senior dan senioritas sesama Umat ciptaan Tuhan untuk meminta uluran Tangan, guna mewujudkan pembangunan gereja GKI Solavide kosarek.  Ada Tertulis dalam Galatia 6 ; 2 “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus”.


  1. Tujuan
  1. Meningkatkan produktivitas pelayanan yang optimal.
  2. Tersediannya gedung Gereja dan sarana perlengkapan yang layak pakai.
  3. Meningkatnya iman dan persekutuan Jemaat GKI Kosarek
  4. menyiapakan sarana untuk kegiatan Rohani.


  1. Sumber Dana
  1. Iuran Warga Jemaat 16 Gereja
  2. Proposal Dan Sukarela Warga Gereja
  3. Sumbangan Donatur Tanpa Ada Ikatan




  1. Penutup
Panitia sangat mengharapkan kesediaan para donateur untuk memberikan bantuan moril dan materil agar pembangunan tersebut dapat terealisasi sebagaimana yang diharapkan. dengan ini kami ucapkan banyak terima kasih.





Hormat kami,

                                               

Ketua Panitia                                   Sekretaris                                        Bendahara              





ARIUS TIBUL, S.I.Kom        MARTHEN TAHES, S.I.Kom                         LUIS TIBUL
         
                                                                                                 Dekai, ………
Nomor         :                                                                            Kepada  Yth
Lampiran     : -                                                                          Bapak Wakil Bupati Ka. Yahukimo
Perihal         :Permohonan bantuan dana                                     di_
                   Pembangunan Gereja                                                    Sumohai

      
                       Syalom , Salam Sejahtera !
                       Dengan Hormat ,
                        Sehubungan dengan perkembangan Gereja GKI Solavide Kosarek, maka kami selaku panitia datang kehadapan Bapak untuk kami memohon Kepada Bapak Wakil Bupati , agar sudi kiranya Gereja GKI Solavide Kosarek dapat dimasukkan kedalam dana APBD tahun 2018 ini, besar harapan kami dan seluruh jemaat  di kosarek ,  agar pembangunan Gereja dapat terlaksana dengan target panitia yang sudah di tentukan. Sebagai Pertimbangan Bapak Wakil Bupati disini turut kami lampirkan :
1.              Surat Permohonan bantuan dana
2.              Surat Penetapan Pengurus   
3.              Perincian  dana yang dibutuhkan
4.              Fotocopy KTP Panitia Pengurus Bangunan 

          Demikianlah surat permohonan ini kami sampaikan ,atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami Panitia  Pemohon Pembangunan Gereja
GKI SOLAVIDE KOSAREK
Ketua                                                  Sekretaris                                     Bendahara
        

ARIUS TIBUL, S.I.Kom        MARTHEN TAHES, S.I.Kom                         LUIS TIBUL


SURAT KEPUTUSAN
No.01/SK /26/10/2014



 ruang








 A.     JENIS PEKERJAAN DAN  KEBUTUHAN BIAYA
1.           Jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan 
2.           Kebutuhan Biaya 


  


  3.   SUMBER DANA

   4. ALAMAT DAN REKENING BANK

Untuk memudahkan arus komunikasi dan informasi, maka kami panitia membuka sekretariat yang beralamat :         

ANGGARAN BIAYA PEMBANGUAN GEDUNG GEREJA
BARU SOLAVIDE KOSAREK


NO
NAMA MATERIL
KETERANGAN
JUMLAH
SATUAN
JUMLAH
HARGA@
1





2





3





4





5





6





7





8





9





10





11





12





13





14





15





16





17





18





19





20





21





22





23





24





25





26


27


28


29


30












Motivasi Sederhana

                                Pemimpin yang  sederhana (foto by: mike martin 2003)               Saya pernah menjadi ketua kelas di sala...